Tampilkan postingan dengan label INFO TERKINI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO TERKINI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Maret 2013

Apakah Hukum Einstein Bukti Adanya Hantu?

Apakah Hukum Einstein Bukti Adanya Hantu?

220px-albert-einstein-hea.jpg
Apakah Hukum Einstein Bukti Adanya Hantu?
Banyak orang tak percaya hantu itu ada, tapi tak sedikit pula mereka yang yakin adanya dunia lain. Sejumlah tayangan televisi bahkan memperlihatkan beberapa pemburu hantu membawa peralatan elektronik yang diyakini dapat mendeteksi energi hantu.
Meski belum bisa menyajikan bukti tak terbantahkan bahwa hantu itu ada, banyak pemburu hantu yakin fisika modern pun mendukung keberadaan hantu. Mereka merujuk pada hukum kekekalan energi yang dirumuskan oleh bapak fisika modern, Albert Einstein, sebagai dasar ilmiah keberadaan hantu.
Dalam bukunya, “Ghosthunters,” peneliti hantu John Kachuba menulis, “Einstein membuktikan bahwa seluruh energi di alam semesta adalah tetap dan tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan. Jadi apa yang terjadi denmgan energi itu ketika kita mati? Jika itu tak dapat dihancurkan, energi itu pastinya, menurut Einstein, berubah menjadi energi dalam bentuk lain. Apakah energi baru itu? Apakah kita bisa menyebut kreasi baru itu hantu?”
Gagasan ini muncul dan diusulkan sebagai bukti adanya hantu. Sebuah kelompok di Amerika Serikat yang bernama Tri County Paranormal menyatakan, “Ketika kita hidup, kita memiliki energi listrik dalam tubuh kita. Apa yang terjadi dengan listrik yang berada dalam tubuh kita, yang membuat jantung berdenyut dan kita bernafas?”
Jawaban pertanyaan itu sebenarnya sangat sederhana dan tidak misterius. Setelah seseorang meninggal, energi dalam tubuh mereka maupun seluruh organisme lain pindah ke lingkungan. Ketika seorang manusia mati, energi yang tersimpan dalam tubuh mereka dilepas dalam bentuk panas, dan pindah ke binatang yang mengonsumsi jasad itu, baik binatang liar maupun bakteri dan cacing serta tumbuhan yang menyerap nutrisi dari tanah. Jika jasad itu dikremasi, energi dilepas dalam bentuk panas dan cahaya.
Ketika kita makan tumbuhan atau binatang mati, kita mengonsumsi energi mereka dan mengubahnya menjadi energi bagi tubuh kita. Reaksi kimia ketika makanan dicerna melepas energi yang dibutuhkan binatang untuk hidup, bergerak dan bereproduksi. Energi itu tidak ada dalam bentuk energi elektromagnetik berbentuk bola cahaya, melainkan panas dan energi kimia.

 

Kamis, 27 September 2012


TAWURAN PELAJAR: Tersangka Pelaku Pembunuhan Siswa SMAN 6 Jakarta Tertangkap di Jogja



Alawy Yusianto, korban pembacokan saat tawuran pelajar antara oknum siswa SMAN 70 dan SMAN 6 Jakarta. (JIBI/SOLOPOS/Antara)

JAKARTA – Aparat Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Jakarta Selatan menangkap FR yang diduga sebagai pelaku pembacokan siswa SMAN 6 Bulungan, Alawy Yusianto Putra, 15. FR tertangkap di Jogja.
“FR ditangkap semalam,” kata Kepala Polrestro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Wahyu Hadiningrat di Jakarta, Kamis. Kombes Wahyu mengatakan petugas kepolisian bersama FR masih dalam perjalanan menuju Jakarta dari Jogja.
Tawuran berdarah yang mengakibatkan tewasnya Alawy terjadi saat puluhan pelajar SMAN 70 menyerang SMAN 6 Jakarta di kawasan Bulunganpada Senin (24/9/2012) sekitar pukul 12.00 WIB. Seorang siswa Kelas X SMAN 6, Alawy Yusianto Putra, 15, meninggal dunia akibat dibacok pada bagian dada menggunakan celurit, sedangkan tiga orang lainnya mengalami luka. Alawy sebenarnya tidak terlibat tawuran itu, hanya kebetulan saja ia tengah mencari makan di lokasi itu ketika bentrokan pecah.
Penyidik kepolisian telah menetapkan tersangka terhadap siswa SMAN 70 berinisial FR yang berstatus buron karena diduga sebagai pelaku utama pembacokan terhadap Alawy. FR sempat buron selama empat hari setelah membacok Alawy dan melarikan diri dari kejaran polisi.